Toilet duduk penyebab ambeien

Diposting oleh chitra | 03.21 | | 0 komentar »
pmsTahukah anda bahwa posisi buang air besar (BAB) duduk yang selama ini dianggap modern ternyata merupakan salah satu penyebab dari ambeien ?

Artikel ini dibuat dengan mengutip email dari seorang teman yang pernah mengalaminya sendiri dan merasakan kesembuhan dengan merubah posisi BAB dari duduk menjadi jongkok dan meminta agar pengalamannya ini disebarkan untuk bisa diambil manfaatnya.

Kejadiannya sebelum lebaran tahun 2008 lalu, ia memang sudah dideteksi mengidap ambeien sejak dua tahun lalu dan sebelum lebaran kemarin merupakan kali ke-3 kambuhnya penyakit ambeien tersebut dan kali ini kambuhnya lebih lama dari biasanya. Ambeien yang dideritanya adalah jenis ambeien external (luar) dan ia sudah mencoba untuk berobat ke dokter umum dan diberi obat oral, supositori dan salep.

Setelah tiga minggu menkonsumsi obat dari dokter tersebut dan berusaha memperbaiki pola hidup sehat dengan memperbanyak makanan yang berserat (pepaya, nenas, vegeta), klorofil, yakult, dan banyak minum air, juga mengurangi makanan pedas, stop angkat barbel di gym, tetap saja tidak pulih 100%, pengobatan alternatif seperti menelan bulat-bulat 10 cabe rawit setiap pagi (katanya ini saran sinshe, untuk menyerap panas dalam), dan juga yoga sudah dicoba. Namun masih saja belum bisa duduk dengan nyaman.

Lalu, tiba-tiba saja ia pernah mendengar bahwa posisi buang air besar (BAB) paling ideal adalah jongkok, bukan duduk. Kemudian ia berusaha mencari informasi mengenai ambeien melalui internet dan dari Wikipedia didapatkan bahwa pada tahun 1987 seorang dokter Israel pernah melakukan penelitian yang melibatkan 20 orang penderita ambeien dengan berbagai tingkat keparahan (internal/external, tingkat I sampai 3, berdarah dan tidak, dll.). Duapuluh orang ini oleh Dr Sikirov disuruh merubah kebiasaan BAB dari duduk menjadi jongkok. 18 orang merasakan kemajuan yang berarti (significant) setelah 2 minggu sampai 2 bulan mempraktekkan BAB jongkok! Yang 2 orang lagi tidak sembuh adalah karena 2 orang ini terlalu lama ‘dirusak’ oleh terapi ‘ligation’ (diikat alat karet)

Kemudian 18 orang tersebut terus dimonitor oleh Dr Sikirov dan hasilnya : 12 bulan kemudian, satu pun tidak ada yg kambuh. Begitu juga 30 bulan kemudian. Padahal di antara 18 orang ini ada yang sudah menderita sampai belasan tahun.

Kesimpulan Dr Sikirov:

Dr. Sikirov’s conclusion is that hemorrhoids result from continual aggravation and injury due to excessive straining in the sitting position. Straining is necessary to overcome the constriction in the rectum designed to maintain continence. When this ongoing insult to the body is removed by returning to the squatting position, the natural healing process can occur without hindrance.
Terjemahan bebasnya: adalah bahwa ambeien dapat kambuh sebagai akibat paksaan (mengejan) yang dilakukan setiap kali BAB dengan posisi duduk dan setelah posisi BAB kembali ke posisi jongkok, ambeien tersebut sembuh dengan sendirinya.

Akhirnya berdasarkan informasi tersebut ia mencoba untuk BAB jongkok. Setiap pagi ia ke kamar mandi pembantu yang merupakan satu-satunya toilet jongkok di rumahnya. Hari pertama BAB dengan posisi jongkok ia merasakan manfaatnya, namun masih belum percaya dan menganggap mungkin hanya sugesti saja bahwa posisi BAB jongkok tersebut yang menyebabkan ia dapat duduk dengan lebih nyaman pada saat bekerja di kantor waktu, namun ia tetap mencoba untuk mempraktekan posisi BAB jongkok tersebut. Dan hasilnya setelah 6 hari ia mempraktekannya ia sendiri sudah lupa bahwa ia pernah mengalami ambeien.

Penjelasan dari mengapa posisi BAB jongkok dapat menyebabkan ambeien dapat sembuh adalah bahwa pada saat jongkok tubuh tidak perlu mengejan untuk mengeluarkan kotoran, dan dengan jongkok juga kotoran dalam tubuh akan secara alami keluar dengan sendirinya dengan tanpa tersisa, dan tanpa usaha ekstra (mengejan) dan dengan posisi BAB jongkok yang memang sudah kodratnya tersebut maka ambeien akan hilang dengan sendirinya.

Untuk dapat menguatkan bukti mengenai penelitian dari Dr. Sikirov , mengenai bahwa penyakit ambeien dapat sembuh dengan BAB jongkok (squat) dan juga latar belakang sejarah dimulainya ’salah kaprah’ mengenai toilet duduk yang dianggap modern tetapi membawa membawa penderitaan itu dapat anda lihat di :

http://naturesplatform.com/health_benefits.html

Fakta lain membuktikan bahwa posisi BAB duduk juga merupakan penyebab dari penyakit-penyakit baru (seperti prostat, hernia, kanker usus, ambeien, usus buntu, konstipasi, dll) yang munculnya kebanyakan di negara-negara maju dan jarang sekali ditemukan di Negara berkembang (miskin) mulai mewabah 150 tahun yang lalu, bersamaan dengan mulai populernya toilet duduk pada pertengahan abad ke-19 dimana semua orang di Eropa menggunakan toilet jongkok, kecuali keluarga raja-raja dan keturunan ningrat, yang umumnya bertubuh gemuk. Akibatnya rakyat beranggapan toilet duduk itu lebih bergengsi daripada toilet jongkok meniru, tanpa menyadari bahaya dari toilet duduk ini.

0 komentar

Posting Komentar